Tugas 1
1. Carilah
5 makna (arti penting) mengikuti program D1 ITB.
a. Menumbuhkan
Kemandirian
b. Mempererat
Kebersamaan antar mahasiswa
c. Ketelitian
dalam menghadapi tugas dan pekerjaan
d. Membentuk
Karakter yang lebih matang
e. Ilmu
yang bermanfaat bagi masyarakat
2. Buatlah
penilaian 5 makna tersebut dari yang paling bermakna sampai yang paling kecil
maknanya.
a. Ilmu
yang bermanfaat sangat penting karena selain menambah kemampuan diri sendiri
dalam bidang ilmu serta dapat membantu masyarakat
b. Membentuk
karakter yang lebih matang adalah lebih kepada penguasaan diri dan control
emosi untuk bertindak
c. Mempererat
kebersamaan penting untuk meniungkatkan rasa saling percaya pada sesame rekan
mahasiswa serta pelatihan untuk nanti di dunia kerja/masyarakat
d. Ketelitian
untuk membantu konsentrasi dalam belajar
e. Menumbuhkan
kemandirian karena dalam program D1 ITB yang mengusung pendidikan berbasis
e-learning maka kita harus belajar sendiri dalam pembelajaran yang diberikan
Renungkan kembali 5 makna tersebut dan selalu diperkuat
setiap hari.
Tugas 2a
• Sebelum mengikuti program D1 ITB setiap peserta pasti
memiliki kegiatan harian.
• Tulis kegiatan harian tersebut, sesuai yang dilakukan
sehari-hari.
• Tidak perlu sama untuk setiap peserta.
• Tidak perlu merasa salah kalau berbeda dengan rekan lain.
21.00 –
04.30 Tidur Malam
04.30 –
05.00 bangun, sholat
subuh
05.00 – 07.00
mengerjakan pekerjaan
rumah
07.00 –
09.30 menyiapkan diri
ketempat kerja
09.30 –
12.00 kerja di PKBM
12.00 –
13.00 Istirahat
13.00 –
17.00 kerja kembali
17.00 –
17.30 Pulang kerumah
17.30 –
19.00 rehat
19.00 –
20.30 menonton tv
20.30 –
21.00 browsing
Tugas 2b
Tulis Kegiatan Generik Harian IDEAL
• Dari
kegiatan generik harian yang ideal, buatlah rencana kegiatan generik harian
IDEAl yang sesuai dengan peserta.
– Tidak perlu sama untuk setiap peserta.
– Tidak perlu merasa salah kalau berbeda
dengan rekan lain.
– Yang
terpenting, dapat mengalokasikan waktu yang cukup untuk belajar dan mampu
dilakukan peserta secara konsisten setiap hari.
21.00 –
04.30 Tidur Malam
04.30 –
05.00 bangun, sholat
subuh
05.00 – 07.00
mengerjakan pekerjaan
rumah
07.00 –
09.30 menyiapkan diri
ketempat kerja
09.30 –
12.00 kerja di PKBM
12.00 –
13.00 Istirahat
13.00 –
17.00 kerja kembali
17.00 –
17.30 Pulang kerumah
17.30 –
19.00 rehat
19.00 –
20.30 Belajar
20.30 –
21.00 browsing
- Rancangan cara belajar mandiri
-
Tuliskan tahap atau cara belajar yang selama ini
dilakukan
-
Buatlah cara belajar mandiri berdasarkan contoh
tahapan belajar yang generik (melakukan setiap tahapan secara disiplin)
-
Variasikan cara belajar sesuai pribadi
masing-masing (dengan musik, di alam, diskusi dengan teman, membaca di
perpustakaan Dsb), agar seluruh instrumen belajar (pendengaran, penglihatan,
hati, pikiran, semuanya menjadi aktif),
-
pastikan motivasi dan rasa ingin tahu semakin
besar dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan.
|
No.
|
Tahap Belajar
|
Cara belajar
|
Variasi Belajar
|
Motivasi Belajar
|
|
|
|
1.
|
mempersiapkanproses dalam pembentukan kepribadian
|
·
Mendefenisikan sosialisasi dan pembentukan
kepribadian
·
Mendeskripsikan peran nilai dan norma dalam
sosialisasi
·
Menjelaskan tahapan perkembangan diri manusia.
·
Menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh
terhadap pembentukan kepribadian.
·
Menjelaskan hubungan antara pembentukan
kepribadian dengan kebudayaan.
·
Menjelaskan agen-agen yang berperan dalam
sosialisasi.
·
Mendeskripsikan hubungan sosialisasi dengan
kepribadian
|
Sosialisasi dan pembentukan kepribadian
|
·
Mendengarkan penjelasan tentang hakikat
sosialisasi dan pembentukan kepribadian.
·
Secara individu mengamati proses sosialisasi
dalam pembentukan kepribadian di lingkungan terdekat.
·
Secara individu menceritakan hasil pengamatan
tentang proses sosialisasi dalam pembentukan kepribadian.
·
Mendiskusikan peran nilai dan norma dalam
proses sosialisasi.
·
Secara berkelompok membuat deskripsi
faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kepribadian.
·
Mempresentasikan hasil diskusi tentang
factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kepribadian.
·
Secara individu menggali informasi dari
berbagai sumber belajar yang berkaitan dengan agen-agen sosialisasi dan
tujuan.
·
Secara berkelompok mendiskusikan hubungan
sosialisasi dengan pembentukan kepribadian
|
|
|
2.2.
|
Mendeskripsikan terjadinya perilaku menyimpang dan
sikap-sikap anti sosial.
|
·
Mengidentifkasikan terjadinya perilaku
menyimpang sebagai hasil sosialisasi
yang tidak sempurna.
·
Mengklasifikasi jenis-jenis perilaku
menyimpang
·
Mengidentifikasikan sifat dan macam perilaku
menyimpang.
·
Memberikan opini tentang berbagai perilaku
menyimpang dalam masyarakat
|
Perilaku Menyimpang
|
·
Secara individu menggali informasi melalui
data-data kepustakaan dan media massa tentang perilaku menyimpang
·
Secara individu mengamati perilaku menyimpang
yang terjadi di dalam masyarakat sekitar
·
Secara individu mengungkapkan kembali hasil
pengamatan yang didapat di masyarakat sekitar.
·
Secara bergantian melaporkan terjadinya
perilaku menyimpang sesuai dengan hasil temuan di kliping korang/internet.
·
Secara kelompok mendiskusikan jenis-jenis
perilaku menyimpang.
·
Secara berkelompok menyimpulkan solusi yang
tepat untuk menanggulangi terjadinya perilaku menyimpang.
|
|
|
2.3.
|
Menerapkan aturan-aturan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
|
·
Mengidentifikasi jenis-jenis lembaga
pengendalian social
·
Mendeskripsikan berbagai cara pengendalian social.
·
Mendeskripsikan akibat tidak berfungsinya
lembaga social.
·
Mendefinisikan aturan-aturan sosial dalam
kehidupan masyarakat
|
Aturan-aturan sosial dalam kehidupan bermasyarakat
|
·
Secara klasikal menggali informasi melalui
kajian yang terjadi di masyarakat tentang pengendalian sosial
·
Secara klasikal mengkomunikasikan secara lisan
dan tulisan tentang jenis-jenis lembaga pengendalian sosial yang ada di
masyarakat.
·
Bekerja sama antar warga belajar untuk
menyimpulkan solusi yang paling tepat dalam cara pengendalian sosial yang
terjadi di masyarakat
·
Secara individu memberikan opini atau ulasan tentang akibat
tidak berfungsinya lembaga pengendalian social
·
Secara klasikal melalui ulasan tentang tidak
berfungsinya lembaga pengendalian sosial
·
Secara individu melalui wawancara dengan RT,
RW, tentang aturan-aturan dalam kehidupan masyarakat.
·
Secara klasikal melalui ulasan tentang hasil
wawancara kepada RT, RW tentang aturan-aturan sosial dalam kehidupan
masyarakat.
|
|